Akhir-akhir ini bangsa kita digemparkan dengan
serentetan peristiwa kekerasan yang terjadi di masyarakat. Kekerasan tidak
hanya berupa kekerasan fisik, namun bisa juga berupa kekerasan psikis.
Kekerasan bisa terjadi pada setiap lapisan masyarakat, tak peduli yang
berpangkat, maupun yang tak berpangkat. Tak memandang dia kawan atau lawan,
semua bisa mengalami tindak kekerasan.
Menurut pasal 28 huruf G ayat 1 UUD 1945 yang
berbunyi “setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga,
kehormatan, martabat, dan harta benda yang dibawah kekuasaannya, serta berhak
atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak
berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi”. Menurut pasal ini, pemerintah
harusnya bisa memberikan perlindungan terhadap warganya, tapi nyatanya
pemerintah kerepotan untuk mengentaskan masalah kekerasan. Pemerintah yang berperan sebagai badan hukum,
nyatanya tak bisa menegakkan hukum secara semestinya. Hukum seakan telah hilang
di negeri ini.
Kekerasan yang rentan terjadi saat ini harusnya
bisa kita sikapi dengan dewasa. Kekerasan terjadi karena kurangnya kesadaran
kita akan hak-hak orang lain. Kita cenderung lebih memikirkan kepentingan
sendiri tanpa memandang hak-hak orang lain. Kekerasan terjadi bukan karena
latar pendidikan yang kurang, karena orang yang berpendidikan pun bisa saja
melakukan tindak kekerasan. Bukan karena status sosial,
karena orang yang berstatus social tinggi terkadang juga melakukan tindak
kekerasan. Kekerasan terjadi karena kurangnya pemahaman
kita terhadap agama. Mengapa agama?
Agama berperan penting guna menjaga diri kita,
menjauhkan diri kita dari perbuatan-perbuatan buruk yang dapat merugikan orang
lain. Dari agama kita diajarkan tentang sikap bertoleransi dengan orang lain,
menjaga sopan santun dan juga menjaga diri kita agar tidak memancing orang lain
berbuat buruk terhadap kita. Di mana-mana agama mengajarkan budi pekerti yang
luhur pada kita, namun karena kurangnya kereligiusan kita mengakibatkan dengan
mudah kita melakukan perbuatan tidak terpuji. Agama, adalah salah satu hal
penting yang tertanam di hati kita dan berfungsi sebagai rules yang
menjaga kita dari perbuatan buruk. Agama, adalah sendi kehidupan manusia yang
tidak mudah terganti, jika agama telah tertanam mapan di dalam diri kita, maka
dengan otomatis akan menjauhkan kita dari hal-hal negatif. Maka dari itu pendidikan agama amat penting sebagai
penunjang kehidupan bermasyarakat. Pendidikan agama bisa memberikan pemahaman
moral, di saat pemahaman-pemahaman lain telah hilang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar