Label

Sabtu, 10 Maret 2012

Rumahku sayang!

Yupz, hari sabtu di rumahku tercinta. Banyak hal - hal lucu yang sering terjadi di rumahku ini. Dan aku sering kangen dengan hal itu. Setiap hari adikku selalu bertengkar, dan masalahnya adalah masalah sepele.Dari pertengkaran itu muncullah teriakkan ibuku. . . hahaha. . . sungguh membuatku cukup terganggu, tapi asyik banget. Kadang kalo lagi jauh ma rumah, aku sering ketawa - ketawa sendiri bayangin hal itu. Mungkin kejadian ini bakal jadi kenangan terindah, apalagi kalo aku dan tua ntar.

Hari ini seperti biasa, bapak ma ibu sibuk ngajar, akmal ma vira berangkat sekolah. Dan seperti biasa aku selalu bangun siang dan jadi hansip di rumah. Jadi males mandi, karna pagi ini hawanya dingin banget pemirsa!
Aku buka mataku yang sayup - sayup masing ngantuk ini. Udah jam 7 pemirsa, tau gag apa yang aku lakuin pertama kali kalo bangun tidur di rumah? Aku bergegas bangun dan ke kamar mandi buat Vivis, you know vivis??? hahaha . . . tapi setelah tanganku kena air sedikit, hedewww . . aku males cuci muka. Ku pandangi air di bak mandi, yang seakan - akan berkata, "Ayo tjah ayu, come here!!!".
Tai tenang, aku tak terbujuk rayuan maut siluman Air Bak mandi, aku pikir tak perlulah cuci muka, aku gag ngiler iniii. . . hahahaha . . (don't try at home guys!"...

Aku berjalan ke ruang tengah dan ku nyalakan televisi, huft, acaranya gosipsemua, entah kenaa gosip yang dah jelas kepastiannya ini selalu di ulang terus tiap hari. Tapi tetap saja aku tonton, mungkin karena tidak ada tontonan lain kali ya? Jadi sebagai penikmat tivi kita hanya bisa pasrah dengan tayangan tivi.

Waktu terus berputar, aku udah nyuci piring, nyapu rumah, mandi and makan. Dan berleha - leha lagi. Begitu saja tiap pulang ke rumah.
Tepat pukul 2 siang, datanglah hujan dan angin bertamu ke kampungku, dan kalian tau apa yang terjadi pemirsa? Yah, hujan lokal melanda rumah.ku, alias bocor dimana - mana. Segala macam perabot aku jadikan penyelamat lantaiku. Parahnya, mati lampu pula. Huch, tapi ini juga yang membuatku sayang dengan rumah.ku. Sejelek apapun kamu, aku sayang apapun yang ada di rumah ini.  Dari hewan yang ikut mengina disini, dari mulai Pak Tikus, Budhe cicak, dan para tentangganya. :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar