Label

Jumat, 09 Maret 2012

Bus Asoyyyy

Ini hari jum'at di bulan Maret. Sungguh melelahkan hari ini, pulang ngampus cuma megang duit tiga ribu doank??? Bayangkan pemirsa, padahal ongkos pulang kampung hampir lima belas ribuan. ckckckck , .. untung ja aku dapet pinjeman duit. And, it's time to go home guys!
Sejak pemerintah Semarang mencanangkan program Optimalisasi Terminal Mangkang, mungkin aku salah satu penumpang yang merasa repot. Tau gag? Terhitung mulai 1 Maret, bus antarkota Kendal enggak boleh lagi masuk kota Semarang. Jadinya aku harus naek turun bus.

Suasana siang itu sunggug hot pemirsa! Suara kenek bus bersaut - sautan di kanan kiri ku. Oh, beginikah sekarang dunia, mereka harus berteriak - teriak demi uang?


"Mbak mau kemana?" tanya kenek.
"Weleri pak." jawabku.
Tanpa basa basi kenek yang nampak kayak mas Adam (suami Inul Daratista) itu menarik tanganku. Dan tanpa bisa ku lawan, aku masuk di bus yang pada saat itu amat sesak. busyettt, aku berdiri dan tak ada kursi kosong. Padahal jelas - jelas terpampang stiker di kaca depan bus berbunyi "relakan tempat duduk anda bagi lansia, ibu hamil, dan perempuan". Tapi toh nyatanya banyak pria yang asyik duduk tanpa peduli stiker itu. huft, tak taulah. Aku pasrah di dalam bus itu, bau kecut semerbak dimana - mana. Yah, itulah, aku coba nikmati saja.
Bus berjalan ugal - ugalan, aku hanya berusaha pura - pura santai saja, padahal di hati amburadul. Badanku pegel karena setengah jam berdiri. Hach, udah di samping ku ada bapak - bapak ngrokok. Padahal kan udah jelas kalau di dalam kendaraan enggak boleh ngrokok. Yah itulah peraturan, diciptakan untuk dilanggar.
haahahahaha. . . tapi aku senang. Itulah sensani naik bus umum. Kita akan di suguhi dengan alunan musik mesin yang berdering, bau asap knalpot dan rokok, serta di manjakan oleh suasana Spa yang di hasilkan dari hawa panas bus kota. just enjoy guys! Itulah nikmatnya naik bus umum, yang takkan kalian rasakan jika kalian naik taksi.. :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar